Perayaan Pergantian Tahun, Gempita dan Tragedi
Januari 1st, 2012 § 12 Komentar
Tiga tenggelam. Satu sudah ketemu, dua belum ditemukan.
~Pantai Pelang, 1 Januari 2012~
…………
Sejak pagi, ada yang berbeda dengan jalan raya depan rumah. Lebih ramai. Kebanyakan oleh kendaraan bermotor roda dua. Sudah menjadi tradisi, entah sejak kapan dan siapa yang memulai. Selalu saja tanggal 1 Januari banyak anak muda yang pergi ke pantai, Pantai Prigi atau Pantai Pelang. Meskipun sering ada korban, namun sepertinya tak menyurutkan keinginan orang-orang untuk merayakan pergantian tahun dengan pergi ke pantai. 
Apalah sebenarnya arti perayaan tahun baru? Apalah gunanya berhura-hura sampai mengorbankan nyawa? Apalagi bila setelahnya tak ada hal positif yang didapat.
#geleng-geleng kepala mengetahui berita di Ancol, Jakarta menghabiskan uang Rp 400 juta untuk perayaan tahun baru.
wow, 400 juta itu banyak banget
banget..banget…bangeett…buat nyicil utang luar negeri lebih bermanfaat kali ya
400 juta? habis dalam sehari saja?
eh ralat.. semalam?! wow..
sayang banget, padahal duit segitu…
bisa buat benerin atap sekolah yang bocor, kayu penyangga kelas yang sudah dimakan rayap, buku pelajaran dan seragam sekolah anak2, atau malah buat berobat orang2 miskin yang dipersulit dg administrasi rumah sakit saban mau berobat..
iya, miris bannget ya…belum lg di tempat-tempat lain
sya dari dulu belum pernah menghabiskan mlm pergantian tahun baru dgn cara2 “yang ngga sehat” spt itu…..
sya setuju sekali sob….ngga ada manfaatnya sama sekali, mubadzir dan sia-sia tentunya !
iya, mending melakukan hal lain yg lebih bermanfaat ya, Sob…
malem tahun baru kali ini : hunting buku ke gramedia ^_^
dapet banyak bos? ^^
malem tahun baru kemaren….Puch tidur aja di rumah cz hujan deras tak henti-hentinya
kebetulan rumah Puch deket pantai, tapi sepi-sepi aja tuh gak ada orang
(pantainya gak bagus kali ya)
mungkin belum bnyk yg tahu puch…
tahun baru mah biasa aja, cuman ganti angka doang
sama ganti kalender