Aku Ingin Koma

November 3, 2009 § 2 Komentar

Lihatlah,

Kepulan cokelat panas yang kuhidangkan tadi pagi pun telah terkikis angin. Tapi jeda tetap saja bermain sesuka mencipta belantaranya. Mengapa tak masuk saja, menikmati bersama hidangan ini sebelum membiru beku.

Aku ingin koma yang berlanjut kata-kata. Aku ingin koma yang menghapus jeda dan menanda dunia tak berhenti pada sunyi.

03.11.09

mendengar celoteh bulan ttg purnama pertamanya

Tagged:

§ 2 Responses to Aku Ingin Koma

  • titintitan berkata:

    yo yo yo…. dijual coklat panas… coklat panas… siapa yg mw mencicipinya? jgn cuma menikmati aromanya. rugi lohh.. πŸ˜€

    biar tercipta cerita indah sembari menikmati coklat panas bsama…. hhee.. begitu ga buw?? :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Aku Ingin Koma at langit LANGIT.

meta

%d blogger menyukai ini: