Mengelap Kenang

Februari 9, 2010 § 15 Komentar

Kaki memijak, mengelap kenang. Menyisir debuan, menyibak pekat istana laba-laba.
Kuas sisa melukis waktu menggetas teuas.
Mengerjap sekejap;
Memungut jejalin terpilin di jalanan setapak…

:. Mencoba mengurai
Terdengar senandung mengiringi, “Ya Allah, janganlah Engkau serahkan diri kami kepada kami sendiri, sekedip mata pun”. (HR. Abu Dawud, Nasai dan Ibnu Hibban)

13:51 WIB
09.02.10

Iklan

Tagged: , ,

§ 15 Responses to Mengelap Kenang

Tinggalkan Balasan ke kulipayah Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mengelap Kenang at langit LANGIT.

meta

%d blogger menyukai ini: