Sebab Gerimis

November 22, 2010 § 9 Komentar

Bin-bin bertengger di ranting depan rumahnya. Lamaaa sekali. Ibu Bin-bin sudah memanggilnya dari tadi. Menyuruhnya masuk ke dalam karena sebentar lagi gelap. Tapi, Bin-bin tak menuruti. Bin-bin tetap di tempatnya sambil tak lepas menatap langit.

Rupanya Bin-bin sedang menunggu sesuatu. Pantas saja dia betah bertengger di sana hampir seharian.

“Biiin, masuuk sebentar lagi gelap.”

“Bentar, Bu.” Jawab Bin-bin singkat tanpa ada tanda-tanda akan beranjak.

Hari sudah gelap. Warna kemerahan di langit barat hampir tak bersisa. Bin-bin beranjak dengan loyo masuk ke rumah. Ibu Bin-bin geleng-geleng kepala melihat tingkah Bin-bin beberapa hari ini.

# # # # #

Pagi sedikit mendung.

Tampak Bin-bin sedang mengepak-ngepakkan sayapnya. Wajahnya sedikit cerah. Mendung, artinya ada kemungkinan akan gerimis.

Olala…ternyata dari kemarin Bin-bin sedang menunggu gerimis. Sampai-sampai tidak mau diajak terbang, bermain ke taman di balik bukit oleh Tata, burung imut teman mainnya.

“Bin, kenapa sih kamu suka gerimis?” tanya Tata suatu hari.

“Karena kita bisa membasahi bulu-bulu kita.”

“Tapi, kata ibuku kita tidak boleh bermain di luar saat gerimis. Bisa sakit,” kata Tata.

# # # # #

Ritik..ritik..ritik…..

Gerimis mulai turun. Dengan girang Bin-bin mengepakkan sayapnya. Menikmati tetesan gerimis yang membasahi bulunya.

Semakin lama, gerimis tambah besar…besar…dan berubah jadi hujan lebat. Bin-bin masih asyik bermain di luar. “Mumpung ibu tidak ada,” ucap Bin-bin dalam hati.

# # # # #

Esok harinya.

“Bin, bangun…” kata ibu Bin-bin.

“Sudah siang, Tata sudah menunggumu tuh. Katanya kalian akan belajar terbang lebih tinggi hari ini.”

“Errgggghhmmmm….” bin-bin menjawab dengan rintihan.

Ibu curiga. Mendekati Bin-bin. Memegang dahinya.

“Kamu kemarin hujan-hujanan ya? ‘Kan ibu sudah bilang, jangan hujan-hujanan. Nanti sakit. Tapi bandel. Jadinya kan sakit begini.”

Akhirnya, hari itu Bin-bin tidak bisa belajar bersama Tata karena sakit akibat kehujanan.
# # # # #
Jumat, 17:10 WIB

19.11.10

*belajar bikin fiksi anak…ditunggu untuk yang memberi masukan 🙂

Iklan

Tagged: ,

§ 9 Responses to Sebab Gerimis

Tinggalkan Balasan ke niefha Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Sebab Gerimis at langit LANGIT.

meta

%d blogger menyukai ini: