Melihat Lebih Dekat

Februari 16, 2012 § 10 Komentar

Gambar

Berhati-hatilah kepada siapa kamu membuka hati, karena hanya sedikit yang sungguh peduli, yang lainnya hanya karena ingin tahu.

Sempat pernah merasa tersanjung dengan berbagai pertanyaan sederhana tapi sangat berarti bagi kita, lalu seketika merasa sangat bodoh saat otak mulai stabil dan tersadar kalau semua hanya basa-basi dan pemenuhan keingintahuan dari penanya adalah lebih baik daripada selamanya tertipu dengan pikiran sendiri menganggap orang lain begitu peduli dengan kita tapi kenyataannya takada.

Di sanalah pentingnya sekali waktu mem-pause otak sendiri dan berjalan melewati pintu-pintu pikiran orang lain. Sehingga, diri akan mampu terus bersikap dengan selayaknya. Menempatkan segalanya pada orbit masing-masing sehingga terjaga keseimbangan semesta.

Memilah kata. Tak banyak kata. Menemukan sebatas apa β€˜kepedulian’ akan ada. Bukan untuk menghakimi atau menutup diri, tapi sekadar untuk menjaga agar hati tak terberai oleh kepedulian semu yang sebenarnya hanya memenuhi hasrat ingin tahu.

Iklan

Tagged:

§ 10 Responses to Melihat Lebih Dekat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Melihat Lebih Dekat at langit LANGIT.

meta

%d blogger menyukai ini: