Sebuah Titik #kepadaSeptember

September 9, 2014 § 12 Komentar

images

Enjoy your own life without comparing it with that of another -Marquis de Condorcet-.

Ada sebuah titik yang kamu harus melakukan itu. Tak membandingkan hidupmu dengan orang lain. Tepatnya, tak membandingkan perjalananmu dengan orang lain. Sebab, semua orang punya perjalanannya sendiri, bukan? Biarkan dia telah begini dan begini, biarkan fulan telah begitu. Biarkan mereka telah memiliki ini dan itu.

« Read the rest of this entry »

Iklan

Pesan Bintang #sebabperjalananadalahteman-6

September 6, 2012 § 6 Komentar

Aneh menurutku
Kau kehilangan letupan-letupan kehidupan dalam tatap dan langkahmu
« Read the rest of this entry »

Bedah Film Sang Pemimpi

November 13, 2009 § 8 Komentar

Sang Pemimpi

Sebenarnya ini masih lanjutan reportase jalan-jalan minggu kemarin. Telat banget sih, tapi nggak apa-apa daripada nggak sama sekali. Hehehe.

Bedah film Sang Pemimpi jadi salah satu yang meramaikan Indonesia Book Fair 29 ini. Dan, beruntunglah kami datang ke sana bertepatan dengan acara ini. Sepertinya, film Sang Pemimpi bakal lebih matang dari film sebelumnya, Laskar Pelangi, yang sama-sama diadaptasi oleh MiLes dkk dari novel Tetralogi karya Andrea Hirata ini. Pesan novel juga tersampaikan. Ini mah berdasarkan prediksi yang dilihat dari triler. Secara kalo film keseluruhan belum tayang.

Sang Pemimpi

“Kalo ndak punya mimpi dan harapan, orang-orang macam kita akan mati!” Kata Arai dalam salah satu adegan. Dan, bagi yang sudah membaca novelnya pasti sangat mengenal kata-kata ini. Kata-kata penyemangat, tidak hanya untuk tokoh-tokoh yang ada di novel atau filmnya tapi juga penyemangat bagi semua yang membacanya. Atau kata-kata yang ini, “Pahamkah engkau, berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia!”

 

Oya, ada kabar menarik juga yang disampaikan waktu itu, Tetralogi Laskar Pelangi bakal diterjemahin ke dalam bahasa Inggris dan diterbitkan di Australia lo. 🙂

Masih banyak sih yang ingin diceritakan tapi, ah…cukup aja deh kayaknya. Bakal lebih seru kalo nanti nonton filmnya. Ayo teman-teman pecinta film, saatnya teman-teman selektif menentukan film mana yang akan ditonton. Jangan sampai menjadi orang yang menonton ‘apa saja’ sehingga tanpa sadar itu juga membuat perfilman Indonesia tidak berkembang kreatif dan menghasilkan film-film yang ‘asal jadi’ dan ‘kosong’ pesan moral.

 

Foto by: Initial Di

 

Jalan-jalan Ke Indonesia Books Fair ke-29

November 9, 2009 § 4 Komentar

IMG_1092Setelah perjalanan yang menghebohkan bersama teman-teman kantor, berbagi tempat duduk dan tak ketinggalan berbagi tawa,  kurilang-kuriling JCC menikmati perjamuan hajatan akbar IKAPI yang diselenggarakan setahun sekali, Indonesia Books Fair .  Melepas penat akibat pekerjaan yang nggak ada habisnya meski masih berpikir juga tentang ide, sambil sejenak mengantongi deadline dan menyelipkannya di tumpukan paling bawah (….yah walau harus dibayar minggu dan malam seninnya. Hajaaaaaaaaaar…!!  :-D)

IMG_1104Berangkat dari Bandung sekitar jam 8. Membakar keakraban selama sekitar dua jam di sepanjang tol Cipularang, sebelum akhirnya disambut terik menusuk Jakarta. Langsung meluncur ke kawasan JCC. Mengawali dengan maksi bareng, baru kemudian masuk ke dalam dengan tertib. Hehe.

Sampai di dalam, woooouuuwwww….bengong. Saking kalapnya ngeliat buku banyak. Nggak tahu mesti mulai keliling dari mana dan hunting apa. Inilah, kalo buku inceran nggak di list dulu sebelum mengunjungi pameran buku.

*****

Ketemuan sama temen.

“Kamu di mana? Aku di depan pintu masuk pas.”

“Wah…aku salah masuk, aku masuk ke pameran IT. Bentar..bentar…aku cari-cari dulu.”

Dilatasi memoriBeberapa menit kemudian. Haaaiii…jadilah reunian sama sahabat yang sudah nggak ketemu hampir setahun. Dan, yang tak kalah hebohnya, ketemu sama teman SMU yang udah 8 tahun nggak ketemu. Delapan tahun! Wah senang sekali. Habis itu, ketemuan lagi sama partner ‘gila’ seputar dunia buku dan imajinasi. Ubek-ubek buku murah, daaaan…yes! Dapet buku yang dah lama kita incar.

*****

Seniiiiiiiiiiin. Berjumpa lagi dengan ‘hidup’, mulai asik lagi dengan kumpulan kata-kata dan deadline sambil menikmati sisa-sisa kehebohan dua hari yang lalu.

Whiksss…baru nulis di blog lagi setelah berhari-hari absen. Pfuuuhh…ternyata, komitmen itu ga mudah. Komitmen buat mulai rajin nulis di blog, yaaaa meskipun dengan batasan minimal sehari satu postingan.  Waduh..waduh..baru juga komitmen ngisi blog sendiri aja udah susah menuhinnya, gimana dengan komitmen-komitmen yang lain coba! Padahal kan hidup itu sendiri adalah komitmen. Mereka yang survive juga pasti orang-orang yang menjaga komitmennya saat berinteraksi dengan orang lain. Apalagi komitmen dalam kerjaan. Itu kunci mutlak buat ngedapetin kesuksesan.

09.11.09

Setelah perjalanan yang menghebohkan bersama teman-teman kantor, berbagi tempat duduk dan tak ketinggalan berbagi tawa,  kurilang-kuriling JCC menikmati perjamuan hajatan akbar IKAPI yang diselenggarakan setahun sekali, Indonesia Books Fair .  Melepas penat akibat pekerjaan yang nggak ada habisnya meski masih berpikir juga tentang ide, sambil sejenak mengantongi deadline dan menyelipkannya di tumpukan paling bawah (….yah walau harus dibayar minggu dan malam seninnya. Hajaaaaaaaaaar…!!  :-D)

Berangkat dari Bandung sekitar jam 8. Membakar keakraban selama sekitar dua jam di sepanjang tol Cipularang, sebelum akhirnya disambut terik menusuk Jakarta. Langsung meluncur ke kawasan JCC. Mengawali dengan maksi bareng, baru kemudian masuk ke dalam dengan tertib. Hehe.

Sampai di dalam, woooouuuwwww….bengong. Saking kalapnya ngeliat buku banyak. Nggak tahu mesti mulai keliling dari mana dan hunting apa. Inilah, kalo buku inceran nggak di list dulu sebelum mengunjungi pameran buku.

*****

Ketemuan sama temen.

“Kamu di mana? Aku di depan pintu masuk pas.”

“Wah…aku salah masuk, aku masuk ke pameran IT. Bentar..bentar…aku cari-cari dulu.”

Beberapa menit kemudian. Haaaiii…jadilah reunian sama sahabat yang sudah nggak ketemu hampir setahun. Dan, yang tak kalah hebohnya, ketemu sama teman SMU yang udah 8 tahun nggak ketemu. Delapan tahun! Wah senang sekali. Habis itu, ketemuan lagi sama partner ‘gila’ seputar dunia buku dan imajinasi. Ubek-ubek buku murah, daaaan…yes! Dapet buku yang dah lama kita incar.

*****

Seniiiiiiiiiiin. Berjumpa lagi dengan ‘hidup’, mulai asik lagi dengan kumpulan kata-kata dan deadline sambil menikmati sisa-sisa kehebohan dua hari yang lalu.

Whiksss…baru nulis di blog lagi setelah berhari-hari absen. Pfuuuhh…ternyata, komitmen itu ga mudah. Komitmen buat mulai rajin nulis di blog, yaaaa meskipun dengan batasan minimal sehari satu postingan.  Waduh..waduh..baru juga komitmen ngisi blog sendiri aja udah susah menuhinnya, gimana dengan komitmen-komitmen yang lain coba! Padahal kan hidup itu sendiri adalah komitmen. Mereka yang survive juga pasti orang-orang yang menjaga komitmennya saat berinteraksi dengan orang lain. Apalagi komitmen dalam kerjaan. Itu kunci mutlak buat ngedapetin kesuksesan.

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with Catatan Perjalanan at langit LANGIT.