Yang Terlewatkan #sebabperjalananadalahteman-17

September 17, 2012 § 21 Komentar

Bukan lagu Sheila on 7

Seberapa banyak momen keluarga yang telah kau lewatkan, Teman? Aku? Banyak. Banyak sekali bahkan.

« Read the rest of this entry »

Cinta Sederhana

April 23, 2010 § 14 Komentar


Tap..tap…
Langkah kakinya menapaki halaman rumah itu dengan ringan, seringan hatinya saat ini. Sesungging senyum telah menghiasi bibirnya sejak beberapa saat yang lalu. Segala beban hidup dan kegundahan seakan menguap bersama semilir angin yang lewat.
“Assalamualaykum…”ucapnya sengaja keras dan manja!.
Hampir setengah tahun tak bersua menjadikan kumpulan rindu itu meluap, menyambut dengan binar mata penuh. Selalu begitu!
*****

Hari pertama;
Capek ya nduk…? Dari sana jam berapa? Kok sesiang ini baru nyampe? Bla…bla…
Hari kedua;
Nduk, hari ini mau masak apa?”
“Apa ya…? Terserah Ibu aja deh, tapi…kayaknya masak bayam enak deh Bu. Apalagi pake lauk ikan. Hehe….”
Tak berapa lama sang ibu telah kembali dengan seikat bayam dan sekantong ikan segar.
Hari ketiga;
Saat santai keluarga tiba-tiba sang anak nyeletuk,
“Wah kalo diingat-ingat dah lama aku nggak makan nagasari ya Bu, emang sekarang masih ada orang jualan makanan itu ya, Bu?” tanya sang anak kepada ibunya.
“Ya masihlah… ,”jawab ibunya pendek sambil tersenyum.
*****

Keesokan harinya, hari masih pagi ketika sang ibu muncul dari pintu depan dengan membawa sekantong plastik.
“Nih… ,”kata sang ibu sambil menyodorkan plastik ke anaknya.
“Ini apa, Bu?” tanya sang anak sambil membuka plastik.
Beberapa saat kemudian…
“Wow…subhanallah, makasih…” jawabnya dengan riang. Ternyata plastik itu berisi nagasari yang masih hangat. Ibunya membelikan makanan yang kemarin dia sebut, padahal dia tidak meminta!
“Habiskan…”.kata sang ibu sambil berlalu ke dapur.
Pagi berganti, siang pun tlah pergi, malam beranjak dan pagi pun menyapa lagi. Kantong plastik itu ternyata masih ada isinya. Tidak habis. Basi!
Apakah sang ibu marah?
Apakah sang ibu kapok membelikan makanan?
Apakah sang ibu bosan bertanya hari ini mau makan apa?
Tidak!
Ibu tidak marah
Ibu masih selalu membelikan makanan.
Ibu masih selalu bertanya hari ini mau masak apa.
Ibu masih selalu memasak makanan kesukaan anak-anaknya.
*****

Apakah setiap ibu akan selalu membuatkan makanan kesukaan anak-anaknya? Kata Ari Nur melalui tokoh Ryan Fikry dalam salah satu novelnya.
Kalau begitu…betapa bahagianya menjadi seorang anak.
Selalu mendapat cinta yang penuh.
Cinta yang tulus.
Selalu ada.

Makasih ibu
Luv u
Jatinangor, 25 November 2006

>>menemukan di tumpukan file kosong, memposting sambil mengingat 2 malam kemarin saat ibu nyiapin oleh2 buatku sampai jam 1 malam, dan aku hanya menunggunya sambil terkantuk2. Keberkahan selalu untukmu Bue… . Luv u…luv u…luv u…^_^

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with keluarga at langit LANGIT.